Single parent?
Mungkin kata tersebut begitu singkat, tapi mempunyai makna yang sangat luas. Banyak orang mengartikan single parent sebagai hal yang sangat aib. Tapi sebagian orang ada yang beranggapan bahwa itu status yang tidak pernah diinginkan.
Single parent atau orang tua tunggal terutama seorang ibu "janda" sangat berat perannya.
Tak ada yang pernah menginginkan hal itu tersandang didalam dirinya. Menjadi single parent tantangannya sangat berat, terutama dalam hal psikologis. Hampir sebagian besar beban terberat adalah disitu, baru mungkin menyusul masalah finansial, masalah pengasuhan.
Masyarakat selalu berfikir negatif dengan status single mom. Tanpa mereka menyadari betapa berat beban yang mereka pikul untuk bisa multiperan untuk anak-anaknya. Seorang single mom harus bisa menjadi seorang ayah, seorang ibu bahkan seorang sahabat.
Akan lebih berat ketika anak-anak itu beranjak remaja dengan berbagai problem di masa transisi. Yang seorang single mom harus bisa membawanya dan mengarahkannya ke arah yang tidak salah nantinya.
Apalagi masalah remaja yang begitu komplek. Disitulah seorang single mom benar-benar berada pada tahap yang sangat sulit. Tetapi disisi lain, positifnya anak sudah bisa diajak berdiskusi tentang apapun yang terjadi dan bagaimana menghadapi tantangan nanti.
Itu salah satu peran seorang single mom. Belum lagi masalah finansial ataupun kelangsungan hidup buat anak-anaknya. Dengan sekuat tenaga seorang single mom mempertahankan untuk bisa berjalan layaknya masih ada seorang pasangan. Peran ayah sebagai pencari nafkah beralih ke ibu. Apapun jalannya asal itu halal sesuai ridho Allah dengan kekuatan tangan dan kaki mereka tetap berjuang demi keluarga. Multi peran dipikulnya, menjadi ibu sebagai menejerial juga sebagai pengasuh untuk mencetak generasi cerdas nantinya.
Selama ini, single mom selalu mendapat nilai negatif dari sebagian masyarakat.
Setiap aktifitas dan gerak langkahnya selalu tersorot. Padahal mereka tidak tahu betapa berat beban yang harus single mom tanggung. Kalau kita mau menengok ke belakang atau melihat ke sekililing, selain seorang single mom, banyak juga yang mungkin tidak baik kehidupannya. Sebagai pelaku single mom tak ada yang pernah menginginkan itu terjadi pada dirinya. Normatif saja, setiap wanita menginginkan kehidupan yang sempurna baik secara pribadi maupun kehidupan keluarga. Mempunyai suami yang setia, suami yang jadi imam buat keluarga, anak-anak yang sehat dan cerdas, serta keluarga yang bahagia, sakinah, mawaddah warrohmah itu merupakan idaman setiap wanita.
Pesan buat single mom jangan pernah putus asa dengan keadaan, semua sudah ada jalanNYA, selama tangan dan kaki kita masih mampu untuk berkarya dengan kemauan dan kegigihan kita InsyaAllah ada tempat dan derajat tertinggi untuk kita.
Jadi role model yang bijak dan baik langkah utama untuk mendidik anak-anak kita menjadi generasi yang kuat, tangguh, dan sukses nantinya.
Tetap menjadi wanita dan ibu yang kuat untuk anak-anak kita.
Semangat !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Komentar