Anak
sulit makan adalah salah satu masalah yang biasa dihadapi para orang tua.
Meskipun berbagai cara sudah diupayakan, sering kali masalah itu tetap tidak teratasi. Penyebab perilaku sult
makan pada anak sebetulnya bisa ditelusuri sejak dini. Pola pemberin makan
tidak sesuai dengan kecukupan kebutuhan zat gizi yang di perlukan oleh anak
tersebut. Jadwal pemberiannya pun tidak sesuai dengan anjuran, mungkin
disebbabkan pemberian makanan pendamping ASI yang terlalu cepat atau lambat.
Faktor
penyebab lain adalah perilaku makan orang tua ternyata salah. Makan sambil
nonton teve atau membaca koran adalah beberapa diantaranya yang ditiru oleh
anak. Selain itu orang tua juga mungkin kurang terampil menyajikan menu makanan
yang variatif. Demi kepraktisan, makanan yang tersaji di meja makan cenderung
itu-itu saja.
Kita
sering mendapatakan anak enggan mengunyah akanan, tetapi hanya di emut saja.
Hal inilah yang dapat membuat orang tua kurang sabar, dan acap kali memutuskan
jalan pintas agar anak mau menuruti kehendak orang tuanya. Sebenarnyamasalah
itu dapat diatasi secara bertahap dengan mengajari atau melatih anak makan
sendiri sejak dini. Orang tua atau pengasuh anak sebaiknya mempunyai kesabaran
dan ketelatenan yang tinggi. Mungkin awalnya merepotkan, akan tetapi dengan
perlahan secara bertahap anak akan terbiasa.
Hindari Masa “Picky Eater”
Usia
batita atau pra sekolah adalah usia yang sensitif untuk menolak makanan
tertentu. Seringkali anak-anak memilih makanan sesuai selera lidahnya.
Kebiasaan pilih-pilih makanan (Picky Eater) yang muncul di usia pra sekolah
rata-rata merupakan tiruan dari perilaku orang lain. Lebih parah lagi, jika
anak ini memenuhi selera makannya sesuai selera orang tua yang tanpa
memperhatikan asupan gizinya. Penyebab lain, besar kemungkinan si anak punya
keengganan mencoba hal-hal baru termasuk makanan.
Salah
satu cara mengatasi anak sulit makan adalah dengan menyajikan makanan dengan
hiasan yang lebih menarik. Memasukkan unsur gizi ke dalam kesukaan anak.
Membuat suasanan makan yang menyenngkan, dan juga jangan memaksa anak makan dengan persaan emosi
atau marah.
Pemberian
makanan secara bertahap sedikit demi sedikit namun sering. Hindari pemberian
makanan seperti permen atau makanan selingan menjelang jm makan hidangan utama.
Hal ini agar tidak mengurangi selera makan.
Cara
lain yang paling bijak adalah menkreasi hidangan denga bentuk yang atraktif dan
menarik. Salah satunya dalah dengan mendekorasi diatas piring sajnya, agar anak
terpancing selera makannya. Inilah merupakan salah satu bentuk transformasi
bahasa cinta kepada anak.
- Misalnya membuat kreasi mi atau pasta dengan telur menjadi anak burung sedang menunggu induknya di sarang.
- Menghidangkan kue wafel dengan isi aneka sayuran dan sumber protein lainnya dengan dibentuk karakter tikus (mickey).
- Menyajikan aneka buah-buahan yang diatasnya ditutup dengan es krim, dan dibentuk seolah-olah menggmbarkan orang berjemur di pantai.
- Menyajikan mix salad dengan bahan dibentuk orang atau kerangka orang yang lucu.
- Menyajikan aneka telur rebus atau telur rebus dengan berbagai cetakan. Dihidangan ini bisa diselipkan sayiran yang dihaluskan.
- Menyajikan nasi campur dengan berbagai warna dan bentuk, warna dari bahan alami buah-buahan atau sayur-sayuran.
- Salad buah dapat dibentuk dengan potongan buah-buahan yang di susun menyerupai keeta api yang sedang jalan di atas rel.
- Kucing dan siput yang digambarkan dengan bahan nasi, nugget, daging asap, serta sayuran dengan saus yang lezat.
- Sajian roti di pagi hari bisa dikreasikan sebagai binatang kupu-kupu dengan aneka hiasan keju dan salad sayuran.
- Hidangan seperti nugget dapat di bentuk dengan karakter yang menarik dengan memadukan bahan lain seperti sayuran atau buah-buahan yang dapat menyeimbangkan kebutuhan akan vitamin dan mineral.
Demikian
beberapa cara mendesain makanan anak. Ternyata bukan urusan mudah dalam
menyusun dan mendekorasi menu makanan anak. Akan tetapi apabila terpola dan
dilakukan penuh kesabaran, semua akan terasa mudah. Apa yang tidak buat buah
hati kita.

kalau menggugah makan untuk anak usia muda atau dewasa gimana? padahal ada lho perempuan gara gara diet dia enggan untuk makan.
BalasHapussiaap bang..nanti saya tulis tentang menggunggah selera makan buat remaja atau dewasa ..
BalasHapusmksih bang supportnya