Puasa Aman, Pencernaan Lancar
Selama berpuasa, kesehatan tubuh perlu dijaga. Bukan hanya kondisi fisik, tapi masalah pencernaan juga menjadi prioritas utama selama seharian perut dalam keadaan kosong berpuasa.
Menurut dokter Roy Panusunan Sibrani, SpPD KEMD, FES, gangguan pencernaan memang tidak sampai mengancam hidup seseorang. "Namun, saat puasa, masalah pencernaan menjadi hal utama. Pencernaan dapat mengurangi kualitas hidup, yang berpotensi menimbulkan penyakit komplikasi lainnya," ujar Roy dalam peluncuran varian terbaru susu fermentasi Activia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Pakar penyakit dalam yang juga penggagas kegiatan program hidup sehat Gojak alias Goyang Jakarta ini menerangkan, di kota besar seperti Jakarta, pencernaan tercatat sebagai masalah kesehatan yang sering dikeluhkan. Kesibukan serta aktivitas masyarakat Ibu Kota kerap menimbulkan masalah serius pada pencernaan. Sebetulnya, Roy mengingatkan, ada dua langkah preventif supaya masalah pencernaan aman, yakni berolahraga teratur serta menjaga pola konsumsi yang sehat melalui pola asupan harian yang mengandung gizi lengkap dan seimbang.
Dijelaskan oleh Roy, konsumsi asupan harian yang mengandung probiotik merupakan salah satu cara untuk memperlancar pencernaan. Probiotik mengandung mikroorganisme hidup yang bekerja meningkatkan kesehatan dengan acara menjaga dan memperbaiki keseimbangan flora dalam usus.
Roy menerangkan, ketika singgah, sisa makanan dalam usus tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas makanan yang dikonsumsi, tapi juga oleh keseimbangan mikroflora dalam usus.
"Konsumsi probiotik dapat membantu menjaga fungsi pencernaan dan memperlancarnya. Pencernaan yang lancar sangat penting untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh," ujarnya.
Sementara itu, Marudut, pakar gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia, mengatakan, perihal konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia, peranan yoghurt atau susu fermentasi yang mengandung probiotik sangat menjaga kesehatan pencernaan dan membantu penyerapan gizi. "Di tengah kesibukan masyarakat Indonesia di perkotaan, menjaga pola konsumsi yang sehat tidak hanya melalui asupan nutrisi pola gizi seimbang, namun juga disarankan mengkonsumsi zat-zat pendukung pencernaan sehat agar penyerapan gizi dapat berlangsung optimal, terutama saat berpuasa," tuturnya panjang-lebar.
Menurut Marudut, kondisi pencernaan rawan mengalami gangguan akibat perubahan pola dan jam makan, yang dalam kondisi ini, produksi enzim-enzim yang baik untuk pencernaan bisa terganggu.
"Yoghurt dengan probiotik dapat membantu menyeimbangkan kondisi flora usus. Itu sebabnya, mengkonsumsi yoghurt sebaiknya menjadi gaya hidup sehat agar asupan nutrisi bergizi tinggi dapat terserap tubuh dengan optimal. Salah satu probiotik yang dapat membantu memelihara kesehatan pencernaan adalah Bifidus Animalis lactis DN 173010," ia mengungkapkan.
Dijelaskan oleh Marudut, yoghurt atau susu fermentasi merupakan sumber probiotik yang akan membantu menjaga kesehatan fungsi pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh. Menurut dia, gaya hidup modern yang minim aktivitas fisik dan pola makan kurang serat membuat penyebaran penyakit yang berkaitan dengan pencernaan, seperti diare, konstipasi, dan tifus, cukup tinggi di Indonesia.
Adapun Gigt Samabhandu, Direktur Pemasaran PT Danone Dairy Indonesia, mengatakan susu fermentasi Activia bisa menambah pilihan bagi keluarga Indonesia untuk memelihara kesehatan pencernaan, terutama saat puasa seperti sekarang. Memang, dibandingkan dengan negara lain, tingkat konsumsi yoghurt atau susu fermentasi di Indonesia sangat rendah, meski gangguan pencernaan relatif tinggi. "Hasil survei kami menunjukkan bahwa 25 persen responden sering mengalami gangguan pencernaan," ujarnya.
"Minum yoghurt saat berbuka dan bersantap sahur akan membuat ibadah puasa aman dan pencernaan pun lancar." |
Menurut dokter Roy Panusunan Sibrani, SpPD KEMD, FES, gangguan pencernaan memang tidak sampai mengancam hidup seseorang. "Namun, saat puasa, masalah pencernaan menjadi hal utama. Pencernaan dapat mengurangi kualitas hidup, yang berpotensi menimbulkan penyakit komplikasi lainnya," ujar Roy dalam peluncuran varian terbaru susu fermentasi Activia beberapa waktu lalu di Jakarta.
Pakar penyakit dalam yang juga penggagas kegiatan program hidup sehat Gojak alias Goyang Jakarta ini menerangkan, di kota besar seperti Jakarta, pencernaan tercatat sebagai masalah kesehatan yang sering dikeluhkan. Kesibukan serta aktivitas masyarakat Ibu Kota kerap menimbulkan masalah serius pada pencernaan. Sebetulnya, Roy mengingatkan, ada dua langkah preventif supaya masalah pencernaan aman, yakni berolahraga teratur serta menjaga pola konsumsi yang sehat melalui pola asupan harian yang mengandung gizi lengkap dan seimbang.
Dijelaskan oleh Roy, konsumsi asupan harian yang mengandung probiotik merupakan salah satu cara untuk memperlancar pencernaan. Probiotik mengandung mikroorganisme hidup yang bekerja meningkatkan kesehatan dengan acara menjaga dan memperbaiki keseimbangan flora dalam usus.
Roy menerangkan, ketika singgah, sisa makanan dalam usus tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas makanan yang dikonsumsi, tapi juga oleh keseimbangan mikroflora dalam usus.
"Konsumsi probiotik dapat membantu menjaga fungsi pencernaan dan memperlancarnya. Pencernaan yang lancar sangat penting untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh," ujarnya.
Sementara itu, Marudut, pakar gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia, mengatakan, perihal konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia, peranan yoghurt atau susu fermentasi yang mengandung probiotik sangat menjaga kesehatan pencernaan dan membantu penyerapan gizi. "Di tengah kesibukan masyarakat Indonesia di perkotaan, menjaga pola konsumsi yang sehat tidak hanya melalui asupan nutrisi pola gizi seimbang, namun juga disarankan mengkonsumsi zat-zat pendukung pencernaan sehat agar penyerapan gizi dapat berlangsung optimal, terutama saat berpuasa," tuturnya panjang-lebar.
Menurut Marudut, kondisi pencernaan rawan mengalami gangguan akibat perubahan pola dan jam makan, yang dalam kondisi ini, produksi enzim-enzim yang baik untuk pencernaan bisa terganggu.
"Yoghurt dengan probiotik dapat membantu menyeimbangkan kondisi flora usus. Itu sebabnya, mengkonsumsi yoghurt sebaiknya menjadi gaya hidup sehat agar asupan nutrisi bergizi tinggi dapat terserap tubuh dengan optimal. Salah satu probiotik yang dapat membantu memelihara kesehatan pencernaan adalah Bifidus Animalis lactis DN 173010," ia mengungkapkan.
Dijelaskan oleh Marudut, yoghurt atau susu fermentasi merupakan sumber probiotik yang akan membantu menjaga kesehatan fungsi pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh. Menurut dia, gaya hidup modern yang minim aktivitas fisik dan pola makan kurang serat membuat penyebaran penyakit yang berkaitan dengan pencernaan, seperti diare, konstipasi, dan tifus, cukup tinggi di Indonesia.
Adapun Gigt Samabhandu, Direktur Pemasaran PT Danone Dairy Indonesia, mengatakan susu fermentasi Activia bisa menambah pilihan bagi keluarga Indonesia untuk memelihara kesehatan pencernaan, terutama saat puasa seperti sekarang. Memang, dibandingkan dengan negara lain, tingkat konsumsi yoghurt atau susu fermentasi di Indonesia sangat rendah, meski gangguan pencernaan relatif tinggi. "Hasil survei kami menunjukkan bahwa 25 persen responden sering mengalami gangguan pencernaan," ujarnya.
"Minum yoghurt saat berbuka dan bersantap sahur akan membuat ibadah puasa aman dan pencernaan pun lancar." |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Komentar