ATRESIA ESOPHAGUS
Definisi
Atresia berarti buntu pada sebagian besar kasus atresia esofagus ujung esofagus buntu, edang pada bayi ⅟4 - ⅟3 kasus lainnya esofagus bagian bawah berhubungan dengan trakea setinggi karina (disebut sebagai atresia esofagus dengan fistula). Ateria asofagus sering juga disertai kelainan bawaan lainnya seperti kelainan jantung bawaan, kelainan gastrointestinal, atau kelainan tulang. Jadi atresia esophagus adalah kelainan bawaan dimana ujung saluran eshopagus buntu 60% biasanya disrtai dengan hidramnion.
Gambaran Klinis
Akibat adanya atresia eshopagus liur selalau meleleh dari mulut bayi dan berbuih. Apabila liur tersebut masuk kedalam trakea akan terjadi aspirasi pada fistula trakea esofagus, cairan lambung juga dapat masuk kedalam paru, oleh karena itu, bayi sering sianosis. Pemberian minum dapat menyebabkan batuk atau seperti tercekik dan bayi sianosis. Kelainan bawaan ini biasanya terdapat pada bayi yang lahir dengan kehamilan hidramnion dan biasanya bayi dalam keadaan kurang bulan. Pada bayi kurang bulan ini, pemberian minum sering menyebabkan bayi tersebut menjadi biru dan apnea tanpa batuk-batuk. Jika terdapat fistula trakeosefagus perut bayi tampak membuncit karena berisi udara, bila dimsukkan keteter melalui mulut sepanjang 7,5 – 10 cm dari bibir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Komentar